oleh

Syafruddin: Kondisi Jalan Sangat Memperihatinkan, Pusat Seakan Tidak Perduli dengan Kaltim

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA– Kondisi Jalan di Tanah Datar Sangat memperihatinkan, jalan yang rusak parah sudah lama dirasakan masrakat Kalimantan Timur, khusus Samarinda, Kukar, dan Bontang.

Ini Merupkan jalan Nasional yang menjadi akses utama menuju kawasan utara Kaltim.

Menanggapi kondisi jalan rusak di Tanah Datar, Komisi III DPRD Kaltim lakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke jalan tersebut.

Syafruddin, Anggota Komisi III DPRD Kaltim yang turut dalam sidak itu mengaku geram atas kondisi jalan yang rusak parah.

“Kami geram, Melihat jalan di daerah Tanah Datar. Saya sampaikan kondisinya sangat memperihatinkan,” kata Syafrudin, saat dihubungi Rabu (5/5/2021).

” Ini Seakan tidak ada kehadiran negara di Kaltim ini, untuk menyelesaikan jalan rusak itu,” sambungnya.

Menurut Ketua PKB Kaltim ini, jalan Daaerah Tanah Datar harus diperhatikan oleh pemerintah pusat.

Jika melihat kondisi di lapangan, dia menyatakan pusat harus bertanggung jawab dan lebih peduli kondisi jalan itu.

“Itu merupakan jalan pusat, ini pusat benar-benar tidak bertanggung jawab dan tidak peduli atas jalan yang jadi kewenangannya sendiri” jelas udin sapaan akrab syafrudin

BACA JUGA :  DPRD Kaltim Akan Evaluasi Kinerja OPD Pemprov Kaltim

Meskipun telah dilakukan penanganan sementara oleh BBPJN. Namun, menurut Udin penanganan sementara yang dilakukan tidak berdampak banyak.

“Ini Seperti luka yang membutuhkan penanganan operasi, hanya ditempel plaster,” tegasnya.

Selain itu Komisi III DPRD Kaltim juga menyoroti kondisi drainase di jalan poros Samarinda-Bontang itu.

Di lapangan, Komisi III menemukan tinggi drainase sejajar dengan kondisi jalan. Akibatnya jalan raya menjadi tempat genangan air.

“Prihatin juga kondisi drainase dan jalan Sejajar tingginya. Jalan sudah jadi tempat bergenag air. Karena genangan air di jalan raya itu, akibatnya mempercepat kerusakan jalan,” imbuhnya.

Terkait kondisi tersebut, Komisi III mendesak Gubernur Kaltim, berkoordinasi aktif dengan pihak Kementerian PUPR, sehingga jalan Tanah Datar, segera diperbaiki secara permanen.

“Kami meminta kepada Gubernur Kaltim, agar berkoordinasi aktif. terutama Dinas PUPR ke Kementerian PUPR RI. Supaya penanganan jalan itu cepat diselesaikan,” pungkasnya. (KABARBORNEO / ASA) 

Berita Terkait