Advertorial

Salehuddin Minta Perbaikan Sistem Rujukan Diimbangi Peningkatan Fasilitas dan SDM

KABARBORNEO.ID – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin berharap pemerintah provinsi bisa mengalokasikan anggaran yang cukup untuk sektor kesehatan.

“Kita tahu, ada beberapa daerah di Kaltim yang masih terisolir dan minim fasilitas kesehatan, seperti Kutai Barat dan Kutai Timur. Kalau sistem rujukan sudah baik, kita bisa menolong banyak nyawa, itu yang lebih penting,” jelasnya, Kamis (9/11/2023).

Sebagai Anggota Komisi IV, dirinya juga mendorong adanya layanan rujukan rumah sakit yang terintegrasi, guna memudahkan masyarakat mendapat layanan kesehatan di rumah sakit.

“Kita lihat saja, banyak rumah sakit di kabupaten/kota yang sudah penuh, sehingga pasien yang dirujuk dari puskesmas harus menunggu lama atau bahkan dibawa ke rumah sakit lain yang jauh. Ini kan tidak efisien, apalagi kalau kondisi pasien kritis,” ucap Salehuddin.

BACA JUGA :  Ranperda RTRW 2022-2042 Provinsi Kalimantan Timur Disetujui Menjadi Perda

Salehuddin mencontohkan, banyak pasien yang harus dirujuk ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie atau RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo, yang merupakan rumah sakit rujukan provinsi.

Padahal, rumah sakit ini juga sudah overload dan tidak bisa melayani semua pasien.

“Harusnya ada sistem rujukan terpadu yang bisa mengatur alur dan prioritas pasien, sehingga tidak ada yang terlantar atau terlambat ditangani. Pemerintah provinsi harus fokus melakukan transformasi terhadap sistem rujukan ini,” pintanya. (ADV/DPRDKALTIM)

Related Articles

Back to top button