oleh

Penerima Vaksin Sinovac Covid-19 Mendapatkan 2 Dosis Suntikan

KABARBORNEO.ID, BALIKPAPANVaksinasi sudah memasuki Tahap kedua Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menekankan vaksinasi Sinovac Covid-19 untuk dosis kedua jangan terlalu lama.

Andi Sri Juliarty mengatakan untuk yang berhalangan ketika akan menerima vaksin kedua karena sedang keluar kota dengan waktu cukup lama sebaiknya melapor ke fasilitas pelayanan kesehatan di daerah setempat.

“Boleh lebih dari 14 hari tetapi jangan terlalu lama ya. Jadi kalau lama misalnya akan berbulan-bulan di luar kota sebaiknya vaksinasi di tempat tujuan saja,”

Lanjutnya, untuk surat undangan penerima vaksin syaratnya yakni tidak terkonfrimasi positif, atau penyintas yang sudah lebih dari 3 bulan dan dinyatakan sembuh.

“Bagi penyintas jangan dulu sebelum 3 bulan, kemudian bagi yang sedang menunggu hasil juga jangan dulu, bagi yang sedang kontak erat menunggu tracing juga jangan dulu,” katanya

BACA JUGA :  Pemkot Balikpapan Wajibkan Lansia yang Terkonfirmasi Positif covid-19 untuk isolasi di Asarama Haji

Dio mengatakan jika masyarakat sudah mendapatkan vaksinasi masih harus menunjukkan hasil rapid antigen ketika ingin keluar kota, karena vaksin tersebut bekerja secara perlahan.

“Jadi celah terpapar Covid masih ada. Imunitas pasca vaksinasi akan terbentuk perlahan sampai optimal 28 hari ke depan, jadi setelah divaksin tidak langsung terbentuk antibodi,” katanya

Dio  pun meminta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan juga 5M agar tetap terhindar dari Covid-19.

Ia berharap vaksinasi ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat agar tidak menyebarkan virus yang lebih masif. (tim redaksi kabarborneo)

Berita Terkait