Advertorial

Disdikbud Kukar Berikan Pembinaan Kepada 115 Kepala Sekolah dan Guru SD di Kukar

KABARBORNEO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) mengundang sebanyak 115 kepala sekolah dan guru sekolah dasar (SD) dari 18 kecamatan di Kabupaten Kukar mengikuti kegiatan pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah yang diselenggarakan oleh Disdikbud Kukar. Berlangsung selama empat hari, dari tanggal 1 hingga 4 November 2023, acara ini diselenggarakan di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Kristin Widowati, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan inklusif, usaha kesehatan sekolah (UKS), dan kampanye sekolah sehat.

“Kami berharap para peserta dapat menerapkan hal-hal yang dipelajari pada setiap satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Kukar,” kata Kristin, Rabu (1/11/2023).

Para peserta mendapatkan materi dari beberapa narasumber yang berasal dari berbagai instansi, baik dari tingkat kabupaten maupun provinsi. Di antaranya adalah Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Akhmad Nurkhalish, Kepala Bidang Pendidikan Inklusif Disdikbud Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Siti Aminah, Kepala Bidang Pembinaan Mutu Pendidikan BPMP Provinsi Kaltim, Soerjo Adi Poernomo, Kepala Bagian Kesra Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kukar, Meidiantati.

BACA JUGA :  Lanjutan RPJPD 2025-2045, Samri Harap Samarinda Jadi Lebih Baik dalam Pembangunan Jangka Panjang

Dalam sambutannya, Nurkhalish menekankan pentingnya peran pihak sekolah dalam kampanye sekolah sehat. Ia mengatakan bahwa para siswa menghabiskan sebagian besar waktu di sekolah, di mana mereka sering jajan di lingkungan sekolah.

“Makanan memiliki peran utama dalam masalah kesehatan. Dengan pola makan yang tidak sehat, akan menimbulkan dua masalah, yaitu stunting atau obesitas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa permasalahan tersebut sering menimbulkan dilema terkait solusi yang harus diambil. Ia mengakui bahwa tidak bisa begitu saja melarang orang untuk berjualan makanan tersebut di sekitar lingkungan sekolah.

“Hal ini adalah salah satu persoalan di antara masalah-masalah lainnya. Diperlukan kerjasama dan pemahaman yang baik untuk mewujudkan sekolah sehat,” tuturnya.

Nurkhalish berharap kegiatan pembinaan ini dapat memberikan wawasan dan motivasi bagi para kepala sekolah dan guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kukar. Ia juga mengapresiasi dukungan dan kerjasama dari semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kukar,” pungkasnya. (ADV/DISDIKBUDKUKAR)

Related Articles

Back to top button