Advertorial

Wakil Gubernur Kaltim Ajak Seluruh Bupati dan Walikota Bangun Provinsi dengan Delapan Prioritas Pembangunan

KABARBORNEO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk Tahun 2024 di Pendopo Odah Etam Kantor Gubernur pada Senin (17/04/2023).

Musrenbang ini menetapkan delapan prioritas pembangunan untuk tahun 2024, yaitu peningkatan daya saing sumber daya manusia, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, penguatan upaya transformasi ekonomi, penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin, peningkatan kualitas lingkungan hidup, peningkatan tata kelola pemerintahan daerah, dan peningkatan kesiapan daerah sebagai mitra IKN.

Tak sampai disitu, melalui Musrenbang ini juga diperoleh empat butir kesepakatan. Pertama, Sasaran dan Prioritas Pembangunan Daerah serta rencana program, kegiatan dan sub kegiatan yang disertai indikator, target kinerja, dan kebutuhan pendanaan indikatif dalam Rancangan RKPD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024.
Kedua, Aspirasi Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Aspirasi Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Aspirasi Masyarakat yang disampaikan melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) untuk selanjutnya di verifikasi sebagai bahan penyempurnaan dalam penyusunan RKPD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024.

Ketiga, Rumusan yang tercantum dalam lampiran dokumen kesepakatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari hasil kesepakatan Musrenbang ini untuk dijadikan sebagai bahan penyusunan Rancangan Akhir RKPD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024.

Keempat, Gubernur sangat mempertimbangkan merevisi Peraturan Gubernur No. 49 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pemberian, Penyaluran dan Pertanggungjawaban Belanja Bantuan Keuangan Pemerintah Daerah, khususnya pasal 5.

“Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan ini dalam kedudukan mewakili pemangku kepentingan peserta Musrenbang RKPD Provinsi Kaltim Tahun 2024,” ujar Kepala Bappeda Kaltim, Yusliando saat membacakan kesepakatan.

Adapun sebelum proses penandatanganan Berita Acara
Kesepakatan yang dibuat dan disepakati bersama hari ini dibuat setelah mendengar, memperhatikan, dan mempertimbangkan diantaranya arahan gubernur Kaltim,Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kaltim 2024 yang disampaikan Ir, H Seno Aji mewakili Ketua DPRD Kaltim, H Hasanuddin Mas’ud.

BACA JUGA :  Pergub Nomor 49 tahun 2021 Menjadi Faktor Minimnya Serapan Anggaran

Setelah secara resmi dibuka oleh Gubernur Isran, Musrenbang RKPD 2024 pun akhirnya ditutup pula oleh Wakil Gubernur Hadi Mulyadi. Melalui forum ini, Mantan legislator Karang Paci dan Senayan itu mengajak kepada seluruh Bupati dan Walikota untuk bersama-sama terus membangun dan memajukan Kaltim.

“Kami juga menyadari bahwa pembangunan di Kaltim tidak akan pernah sempurna, karena luasnya Kaltim yang luar biasa, sementara dana kita terbata. Oleh karena itu, bupati dan walikota, mari kita berjuang bersama-sama untuk membangun Kaltim, ke pusat untuk mendapatkan banyak hal dalam membangun daerah,” ajaknya.

Wagub menambahkan, Kalimantan Timur luasnya sama Pulau Jawa yang memiliki enam provinsi dan APBD-nya jika ditotalkan lebih dari Rp500 triliun, ditambah lagi DAKnya, bisa mencapai raturan triliun. Menurut Wagub, mau tidak mau harus bersama-sama memastikan pemerintah pusat agar memberikan perhatian serius kepada Kaltim sebagai daerah yang memberikan subsidi besar, bagi devisa dan APBN Republik Indonesia. Terlebih, mengingat tongkat estafet kepemimpinan daerah mereka yang sebentar lagi akan berakhir.

“Mungkin ini RKPD terakhir di masa pemerintahan Guberbnur Kaltim, H Isran Noor dan Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi, tersisa 5 bulan lagi sebelum Gubernur dan Wagub akan pensiun. Namun apapun yang terjadi, program ini harus diselesaikan, nantinya ada Sekdaprov Kaltim yang menyelesaikan, dan yang terpenting siapapun gubernurnya, siapapun walikotanya, bupatinya, kita harapkan bisa terus membangun Provinsi Kaltim,” pesannya. (ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Related Articles

Back to top button