Advertorial

Imbas IKN, Perkembangan Start-Up di Kalimantan Timur Semakin Menjanjikan

KABARBORNEO.ID – Dalam era digital saat ini, teknologi digital menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia. Hal ini telah mempermudah banyak aspek dalam kehidupan manusia seperti pekerjaan, edukasi, hingga perekonomian. Di Kalimantan Timur, start-up sudah mulai berkembang pesat di berbagai bidang.

Menurut Pranata Komputer Ahli Muda, Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Fahmi Asa, perkembangan start-up di Kalimantan Timur sudah sangat menjanjikan di berbagai bidang, terutama dalam menghadapi era Industri 4.0. Pemerintah melalui Kominfo dengan program Seribu Start-Up mendorong perusahaan yang bergerak di bidang informasi dan teknologi untuk ikut andil dalam program yang dibutuhkan pemerintah. Hal ini memberikan peluang bagi perusahaan start-up untuk mendapatkan penghasilan dari proyek yang dikerjakan sambil mengembangkan ide-ide inovatif mereka.

Fahmi mengungkapkan bahwa peran pemerintah dalam mendukung perkembangan start-up tidak hanya terbatas pada memberikan dukungan finansial melalui program Seribu Start-Up. Pemerintah juga memberikan pelatihan dan seleksi pembuatan start-up, serta kesempatan bertemu langsung dengan investor, seperti start-up Bidfish.id di Balikpapan yang telah berhasil mendapatkan keuntungan hingga saat ini.

BACA JUGA :  DWP Kaltim Gelar Tadarus Al Qur'an di Bulan Suci Ramadan 1444 H

Namun, menurut Fahmi, start-up tidak bisa berdiri sendiri dan harus bisa berkolaborasi dengan pihak lain di berbagai bidang. Jaringan networking yang luas juga menjadi kunci dalam memperluas pasar dan menciptakan kemitraan yang baik. “Pentingnya ada kolaborasi dan jaringan networking, seperti ide bisnis yang dikembangkan lalu bidang IT lah yang membantu menjadi aplikasi penjualan,” ujar Fahmi.

Dalam konteks Kalimantan Timur, start-up menjadi peluang besar bagi anak muda untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi mereka. Dalam hal ini, Fahmi optimis bahwa start-up di Kalimantan Timur akan semakin berkembang pesat. Meskipun saat ini perputaran uang start-up masih didominasi oleh Jawa seperti Gojek, Tokopedia dan lain-lain, namun dengan adanya Ibukota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, potensi start-up di daerah ini semakin terbuka lebar.

Dengan perkembangan start-up yang semakin pesat, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. (ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Related Articles

Back to top button