oleh

Mahasiswa Farmasi UMKT Lakukan Penyuluhan Kesehatan dan Praktik Pembuatan Jamu Ketumbar

KABARBORNEO.ID-SAMARINDA Mahasiswa dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) mengadakan penyuluhan kesehatan terkait manfaat ketumbar (Coriandrum sativum) dalam membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Kegiatan ini merupakan wujud dari pengabdian Mahasiswa Farmasi UMKT kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Pelita (Jalan Lambung Mangkurat Gang Rahmat 2, Sabtu (11/12/2021).

Ketumbar menjadi salah satu rempah di Indonesia yang umum digunakan masyarakat sebagai bumbu dapur. Selain itu, ternyata tanaman ini memiliki manfaat untuk kesehatan khususnya bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Dalam beberapa penelitian sebelumnya ditemukan bahwa biji ketumbar memiliki efek vasodilator dan bekerja secara sinergis dengan pengobatan hipertensi. Hal ini lah yang mendasari Mahasiswa Farmasi UMKT untuk menyampaikan manfaat yang besar dari ketumbar kepada masyarakat.

Dokumentasi Penyuluhan Mahasiswa Farmasi UMKT kepada masyarakat yang di Kelurahan Pelita (Jalan Lambung Mangkurat Gang Rahmat 2, Sabtu (11/12/2021).

Selain melakukan penyuluhan, masyarakat setempat juga diajarkan tentang cara membuat jamu ketumbar. Langkah pembuatan jamu cukup sederhana serta alat dan bahan yang dibutuhkan sangat mudah ditemui di lingkungan masyarakat.

BACA JUGA :  KKSS Kaltim Gelar Muswil - VIII untuk Periode 2021-2026

Dosen Pembimbing Program Kuliah Kerja Praktik (KKP), apt. Rizki Nur Azmi, M.Farm., menerangkan tujuan dan manfaat dari kegiatan ini.

“Kegiatan penyuluhan kesehatan ini dilakukan agar Masyarakat Lambung Mangkurat mendapatkan wawasan dan informasi tentang tanaman ketumbar yang dapat digunakan sebagai penurun tekanan darah. Adanya praktik pembuatan jamu ketumbar juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pengobatan tradisional, cara pembuatan hingga cara mengonsumsinya.” jelasnya.

Jamu ketumbar, hasil olahan Mahasiswa Fakultas Farmasi UMKT bersama masyarakat setempat.

Setelah proses pembuatan jamu ketumbar selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah secara gratis pada masyarakat yang hadir.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir, serta terlihat masyarakat juga antusias dalam menerima informasi yang disampaikan. Semoga dengan mengikuti kegiatan ini, masyarakat dapat menerapkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari. Tak lupa juga mengingatkan kepada mahasiswa untuk bisa terus berinovasi agar dapat menghasilkan produk yang bermanfaat guna membantu mengatasi berbagai masalah di masyarakat.” pungkasnya. (Tim Redaksi KabarBorneo.ID)

 

Berita Terkait