oleh

Kalah Sidang WTO, Djatmiko Bros Witjaksono bantah RI kebanjiran Ayam Impor dari Brasil

KABARBORNEO.ID – Djatmiko Bros Witjaksono, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, membantah rumor yang mengatakan bahwa Indonesia akan kebanjiran ayam impordari Brasil setelah kalah dalam sidang sengketa Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

“Perlu saya jelaskan bahwa berita yang mengatakan kalah di WTO, maka kita akan kebanjiran unggas dari Brasil itu tidak benar. Mereka (Brasil) tidak ada intensi untuk mengubah kebijakannya sampai kasus ini benar-benar selesai,” ujarnya saat jumpa pers virtual sengketa DS 484, Senin (31/2021).

Dia menyebutkan saat ini kasus sengketa sudah masuk dalam tahap banding.

Djatmiko juga mengatakan, dari 7 aturan impor yang digugat Brasil, hanya 2 yang belum disepakati yaitu terkait izin sertifikasi kesehatan RI yang dinilai memberatkan dan tak seusia dengan ketentuan WTO (intended use) serta tuduhan Brasil kepada Indonesia yang membatasi adanya produk impor (undue delay).

BACA JUGA :  Pengakuan Mantan Tahanan Uighur, Disekap 9 Bulan Hingga Diperkosa Massal

Menurutnya, pemerintah Indonesia sangat fleksibel untuk membuka konsultasi dengan pihak Brasil untuk mencari solusi sengketa ini agar tidak berlarut-larut. Sebab, kasus sengketa ini sempat tertunda ketika tahun 2016-2018.

“Beberapa hal juga telah dilakukan indonesia dalam mencari solusi ini meskipun ada satu langkah yang secara hukum bisa ditempuh seluruh pihak untuk solusi akhirnya yaitu tahapan banding. Tahapan banding jni adalah solusi kalau sudah tidak ada lagi yang bisa disepakati oleh berbagai pihak,” Pungkasnya. (Redaksi kabarborneo)

 

artikel ini juga telah tayang dikompas dengan judul Kemendag Bantah Rumor yang Sebut RI Bakal Kebanjiran Ayam Impor dari Brasil