Advertorial

Diskominfo Kaltim Dorong Perangkat Daerah Gunakan Audio Visual untuk Publikasi

KABARBORNEO.ID – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Faisal menyatakan seiring perkembagan teknologi dibutuhkan pengembangan dalam pengelolaan media kehumasan.

Hal itu diungkapkan Muhammad Faisal saat memberikan pemahaman terkait media kehumasan lingkup Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim, di Grand Jatra Hotel.

“Bapak dan ibu harus memahami situasi sekarang sudah digital, jadi ada perbedaan yang lalu dan sekarang. Saat ini kita sudah bertrasformasi dari manual ke digital,” sebut Kadis Kominfo Kaltim.

Perkembangan digital membawa perubahan bagi publikasi dan dokumentasi, tidak hanya soal kamera yang dari cetak menjadi digital tetapi zaman sudah berubah.

Faisal menyebutkan jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia mencapai 190 juta orang. Saat ini, terjadi perubahan di bidang komunikasi seperti terjadi pada humas yang ingin mempublikasikan sesuatu.

BACA JUGA :  Tanggapi Pengesahan Raperda RTRW Samarinda, Jawad Sirajuddin Nilai Terlalu Terburu-buru

“Mau tidak mau harus belajar digital, kalau belajar digital harus belajar penyesuaian dengan pengguna internet dan menggunakan media sosial,”katanya.

Lanjutnya, media sangat dibutuhkan dalam sebuah organisasi, karena media inilah yang digunakan untuk diseminasi dalam menyampaikan pesan-pesan atau program-program dari dinas terkait. Publik relations harus bisa merebut simpati pengguna media sosial.

“Jika ingin merebut perhatian pengguna media sosial mulai sekarang belajar memproduksi video, karena audi visual mulai disukai,”tuturnya

Berdasarkan hasil penelitian pengguna media sosial lebih tertarik ketika menggunakan audio visual. Untuk itu, mulai sekarang harus merubah mindset jika ingin mempengaruhi masa, komunikasi maupun diseminasi dengan menggunakan audi visual.

“Mari belajar menggunakan audio visual, dari data lima tahun terakhir audi visual terus berada diperingkat 5 besar,”pinta faisal. (ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Related Articles

Back to top button