Ragam

PT Pertamina Hulu Mahakam Terima Kunjungan Pertama Kapolda Kaltim

KABARBORNEO.ID – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menerima kunjungan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur (Kaltim), Irjen Polisi, Imam Sugianto, beserta jajaran Polda Kaltim ke Wilayah Kerja (WK) Mahakam pada 6 Desember 2022.

Kegiatan ini merupakan kali pertama kunjungan Kapolda Kaltim setelah beliau dilantik pada Desember 2021 lalu.

Kapolda hadir bersama jajaran Polda Kaltim: Dir. Pamobvit Kombes Pol. Sugeng Utomo, Dirintelkam Kombes Pol. Dedy Kusuma Bakti dan Karoops Kombes Pol. F. Barung Mangera.

Tim Polda Kaltim berkunjung ke Rig Raisis Lapangan Tunu dan Rig Tasha Lapangan Bekapai dalam rangka melaksanakan monitoring dan implementasi pengamanan Objek Vital Nasional (obvitnas), yaitu wilayah dan fasilitas operasi migas PHM.

Imam Sugianto dalam sambutannya menyampaikan, menjaga obvitnas merupakan tanggung jawab Polda Kaltim, khususnya terhadap PHM dan Pertamina.

“Kami sangat menjaga dan berharap agar kegiatan migas yang dilakukan dapat berjalan dengan aman dan lancar demi menjaga ketahanan energi nasional. Apabila terdapat permasalahan agar dapat dikoordinasikan dan Polda siap untuk membantu memfasilitasi penyelesaian yang diperlukan,” ujarnya dikutip dari siaran pers resmi, Rabu (14/12/2022).

Lebih lanjut, jajaran Polda Kaltim berdiskusi dengan manajemen PHM terkait kegiatan pengeboran yang dilakukan oleh Perusahaan. Selain berkunjung ke lokasi pengeboran dengan Rig Raisis di area swamp/rawa Lapangan Tunu yang berlokasi di Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, rombongan juga meninjau Rig Tasha yang merupakan salah satu rig lepas pantai di Lapangan Bekapai.

Sementara itu, General Manager PHM, Krisna, mengatakan bahwa PHM menyambut baik kunjungan Polda Kaltim dan berharap bahwa kunjungan ini dapat mendukung peningkatan aspek keamanan kegiatan operasi migas PHM.

BACA JUGA :  PDIP Tolak Impor Beras, Hasto Kristiyanto: Indonesia Memiliki Sumber Pangan Melimpah

“Kami berterima kasih atas dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, terutama Polda Kaltim. Saat ini PHM merupakan salah satu tulang punggung produksi gas nasional dimana 50 persen produksi berasal dari lapangan Tunu ini,” ujar Krisna.

Secara terpisah, Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Azhari Idris, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Kaltim dan jajaran.

“Dukungan pengamanan melalui Perjanjian Kerja Sama antara SKK Migas dan Polda Kaltim untuk Hulu Migas merupakan salah satu prioritas dari SKK Migas. Diharapkan kunjungan ini dapat memberikan referensi dalam merumuskan strategi pengamanan yang lebih efektif dalam menjaga dan melindungi obvitnas khususnya di Kalimantan dan Sulawesi,” ucapnya.

Untuk diketahui, PHM terus berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan, terutama SKK Migas, pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat sesuai dengan nilai AKHLAK Kolaboratif untuk memelihara keselamatan dan keamanan operasi migas Perusahaan.

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) merupakan anak Perusahaan PHI yang menjalankan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip ESG (Environment, Social, Governance) di Wilayah Kerja Mahakam di Kalimantan Timur. PHM bersama anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya terus melakukan beragam inovasi dan aplikasi teknologi dalam menghasilkan energi yang selamat, efisien, handal, patuh, dan ramah lingkungan demi mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia. Informasi lebih lanjut tentang PHI tersedia di https://phi.pertamina.com. (tim redaksi)

Related Articles

Back to top button