Peristiwa

Temuan Gas Elpiji 3kg di Samarinda Tak Sesuai, Dewan Samarinda Apresiasi Langkah Cepat Pemkot

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA – Beberapa waktu lalu Kota Samarinda digegerkan dengan penemuan isi gas elpiji 3kg yang tidak sesuai ukuran.

Pemkot Samarinda pun bergerak cepat menyikapi hal tersebut.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pihaknya segera menelusuri toko yang menjual gas elpiji dengan isi yang tak sesuai dengan ukuran.

“Mungkin ambil sampel tiga sampai empat, lalu dari pemilik tokonya kami tanya mengambil dari distributor mana,” kata Wali Kota Andi Harun, Minggu 18 September 2022 yang lalu.

Kesigapan Pemkot Samarinda ini pun mendapat apresiasi dari legislatif Kota Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun.

Afif sapaannya menyebut, Pemkot Samarinda sudah tepat. Sebab kecurangan para penjual ataupun distributor gas ini dapat amat sangat merugikan masyarakat.

BACA JUGA :  Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda Tanggapi Rencana Pemkot Mengenai Pembebasan Lahan di Jalan Bung Tomo

“Dan saya rasa jangan cuman gas aja.  Karena saat ini kan juga momentumnya bersamaan dengan kenaikan BBM,” ucapnya belum lama ini.

Ia pun memberi lampu kuning terhadap oknum pelaku kecurangan ini. Sebab ditegaskan Afif tindakan ini dapat mengakibatkan oknum tersebut terjerat kasus hukum yang serius.

“Tentunya begitu jika tidak ingin berhadapan dengan hukum,” tegasnya.

Untuk menindaklanjuti hal ini, politisi Gerindra itu memastikan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Wali Kota Samarinda sebagai mitra kerja DPRD.

“Saya akan coba komunikasikan langsung terkait langkah ke depannya. Tapi yang jelas, langkah awal pemkot sudah bagus. Karena kalau sampai terjadi maka masyarakat akan semakin terbebani dan dirugikan,” pungkasnya. (tim redaksi)

Related Articles

Back to top button