oleh

Kota Samarinda Memenuhi Syarat Bantuan adaptasi dan pengurangan iklim 

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA- Pusat Studi Resiliensi Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya Memaparkan Rencana implementasi proposal adaptation Fund di Kota Samarinda pada Senin siang (15/2021) di Balai Kota Samarinda.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Ananta Fathurrozi  mengatakan Kota Samarinda telah memenuhi syarat untuk diberi bantuan adaptasi dan pengurangan iklim.

“Rencana ada 10 juta dolar yang akan dibantukan Samarinda dalam bentuk pembangunan ruang terbuka” kata Ananta.

Mereka akan membuat konsep bukan berdasarkan dari konsultan tetapi konsep tersebut nantinya berdasarkan dari aspirasi masyarakat setempat.

Saat ini lokasi yang memenuhi pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yakni di belakang Pasar Segiri.

BACA JUGA :  Antisipasi Bantuan Sosial Tidak Tepat Sasaran, Pemkot Samarinda Evaluasi DTKS

“Mereka meminta langsung ke Pak Walikota berapa sih lahan yang didapat, dimana tempatnya lalu mereka akan membuat konsep” kata Ananta.

Untuk pembanguan ditargetkan pengerjaannya selesai dalam waktu 6 bulan.

“Mereka ditargetkan menyelesaikan di tahun ini dalam waktu 6 bulan, dan ini juga akan berkelanjutan” ujar Ananta.

Jika pembangunan tahap pertama berjalan lancar nantinya akan ada dana-dana yang bisa di dapatkan dari pihak-pihak tertentu.

“Bila ini sukses mungkin ada dana-dana yang bisa kita dapatkan ada dana dari NGO, Pemerintah , dana sumbangan dari perorangan dan 2 persen dari pengguna CO2” pungkas Ananta.( KabarBorneo / Rasyid S )

Berita Terkait