oleh

Hypermart Tutup, Fuad Fakhruddin Menyebut Itu Tak Ganggu Investasi di Samarinda

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA – Hypermart sektor usaha retail di Mal Plaza Mulia, Jalan Bhayangkara, Samarinda, secara bertahap tutup.

Usaha yang menyediakan kebutuhan bahan pokok itu ditutup pengelolanya beberapa hari lalu.

banner Pemkot

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Fuad Fakhruddin berkomentar terkait tutupnya supermarket tersebut.

“Saya menilai secara umum sektor retail enggak terganggu. Misalnya saja supermarket di Samarinda Square dan Big mall masih jalan,” kata Fuad sapaannya, Jum’at (28/1/2022) saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler.

Dengan begitu diharapkan masyarakat tidak ikut kuatir secara berlebihan lantaran dibeberapa tempat, masih ada usaha retail yang menyediakan kebutuhan masyarakat.

Ditengah persaingan yang begitu ketat di sektor tersebut. Pengusaha tentunya mesti memiliki strategi agar kepala pembeli berbelanja.

BACA JUGA :  Vaksinasi Covid-19 Capai Angka 60 Persen, Komisi IV DPRD Samarinda Apresiasi Kinerja Pemkot Samarinda

“Kembali lagu ke pengelolaan dan manajemennya. Sehingga konsumen tertarik,” ucapnya.

Politisi partai Gerindra itu mengatakan, tindakan pelaku usaha menutup supermarket adalah hal yang wajar. Hal itu untuk mengatisipasi beban kerugian yang semakin besar kedepan.

“Saya rasa wajar pengusaha memilih tutup dari pada buka tapi tidak ada pengunjung, jika dari sisi penghitungan bisnis tidak masuk, berbeda dengan Indomaret, alfamart dll,” ungkapnya.

Ia menegaskan tak ada pengaruh bagi investasi di Samarinda. Hal itu lantaran supermarket lainnya masih buka. Hal berbeda ketika terjadi kapital flight atau perpindahan investasi dari kota satu ke kota lain.

“Kecuali menarik keseluruhan investasi, maka itu akan menjadi masalah,” pangkasnya (Redaksi Kabarborneo.id)

Baca Juga