oleh

Masalah Sosial di Kota Samarinda, Pemkot Akan Buat Big Data 

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun menghadiri Penyerahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), sembako dan Bantuan Tunai Sosial (BTS) di Kantor Dinas Sosial Jalan Dahlia pada Senin (12/4/2021).

Andi Harun mengatakan meskipun bantuan ini dari Kementrian namun kehadirannya banyak mendapatkan informasi masalah sosial termasuk data orang miskin di kota samarinda.

Andi Harun melanjutkan untuk operasional dinas sosial, para relawan yang tergabung dalam dinas sosial dibutuhkan keberpihakan anggaran.

“Walaupun secara hirarki relawan dibentuk dari arahan kementrian tetapi kan manfaatnya buat daerah kota samarinda,” kata Andi Harun.

Dalam waktu dekat Andi Harun akan diskusi dengan teman-teman BAPPEDA, BPKAD menyangkut tentang bantuan bantuan sosial agar sesuai aturan-aturan hukum.

BACA JUGA :  Pasar Ramadan 1442 H Resmi Dibuka, Wali Kota Ajak Pedagang Berinteraksi

“Sebagai Wali Kota, saya punya tanggung jawab untuk sekuat kemampuan saya membantu mereka,” lanjutnya.

Andi Harun juga menyoroti data yang saling bertentangan dengan data Dinas Sosial atau di sumber data lainnya.

“Kami segera melakukan survei secara ril di Kota Samarinda nanti kami koordinasikan dengan Bappeda agar data orang miskin up to date sehingga tidak terjadi pertentangan data di dinas sosial dan sumber lainnya,”Kata Andi Harun.

“Kita harus punya pusat data atau big data, nantinya kita akan jadikan sebagai rujukan pelaksanaan pembangunan termasuk mengatasi masalah-masalah sosial,” pungkas Andi Harun. ( KabarBorneo / Rasyid)

Berita Terkait