oleh

Tanggapi Penerapan E-Kir, Laila Fatihah Menyebut Solusi Untuk Berantas Pungli

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi II Samarinda, Laila Fatihah beri tanggapan positif atas pemberlakuan Elektronik Kir (E-Kir) di Kota Samarinda.

Uji kelayakan kendaraan bermotor dengan E-Kir tentunya akan mempermudah masyarakat.

banner Pemkot

Laila menilai penerapan E-Kir ini dapat meminimalisir adanya pungli, selain itu sistemnya juga sederhana dan transparan.

“Terlebih suasana pandemi saat ini membatasi kegiatan masyarakat, maka E-Kir merupakan solusi yang tepat untuk hal tersebut,” ujarnya, Jumat (25/2/2022).

Kemudian Laila mengatakan pada tahun 2021, saat melakukan sidak di salah satu lokasi uji kendaraan di Samarinda, tarifnya mencapai Rp 500 ribu, bahkan kadang lebih.

BACA JUGA :  Gelaran Kejurkot PBSI Samarinda, Celni Pita Sari: Bawa Nama Samarinda ke Kancah Internasional

Laila pun berharap kepada Pemkot Samarinda dapat lebih mengawasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam memberikan pelayanan ke publik.

“Artinya dengan pembayaran online kan pungli bisa dicegah serta PAD Kota pun bertambah,” imbuhnya.

Dengan adanya E-kir Laila berpendapat dengan adanya pelayanan ini, tentu kecelakaan lalu lintas dapat diantisipasi karena kendaraan diperiksa secara menyeluruh sebelum dapat kembali digunakan.

“Potensi kecelakaan berkendara juga berkurang. Karena kondisi kendaraan agar laik jalan semuanya diperiksa,” pungkasnya (Redaksi Kabarborneo.id)

Baca Juga