oleh

Merespon Soal Pemindahan IKN, DPRD Samarinda Harap Ada Peningkatan Ekonomi Masyarakat

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA – Dalam Rancangan Undang-undang (RUU) IKN, pemerintahan khusus ibu kota negara (IKN) baru bakal dipimpin oleh Kepala Otorita.
Kepala Otorita IKN bakal ditunjuk langsung oleh Presiden RI. Hal itu merujuk Pasal 9 RUU IKN.
“Pemerintahan Khusus IKN dipimpin oleh Kepala Otorita IKN dan dibantu oleh seorang Wakil Kepala Otorita IKN yang ditunjuk, diangkat, dan diberhentikan langsung oleh Presiden,” bunyi Pasal 9.
Empat orang tokoh telah dicalonkan menjadi kandidat Kepala Otorita IKN. Keempatnya disinggung oleh Presiden Joko Widodo, antara lain; Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Menristek terakhir Bambang Brodjonegoro, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Tumiyana, hingga Bupati Banyuwangi Azwar Anas.
“Namanya kandidat memang banyak. Satu, pak Bambang Brodjonegoro, dua pak Ahok, tiga pak Tumiyana, empat pak Azwar Anas. Cukup,” ujar Jokowi, Sabtu (23/10/2021), dikutip dati Liputan6.com.
Dari keempat kandidat Kepala Otorita IKN, seluruhnya merupakan tokoh yang beredar di nasional.
Tidak ada nama tokoh Kaltim, dalam kandidat pemimpin IKN yang ditarget pindah pada Semester I 2024 mendatang.
Dikonfirmasi terkait tidak adanya tokoh Kaltim di kandidat Kepala Otorita, Isran Noor, Gubernur Kaltim menyebut hal tersebut bukan suatu masalah.
“Sedang dibahas siapa Kepala Otorita IKN. Gak mesti orang Kaltim, tapi yang memiliki kapasitas untuk mensukseskan pembangunan IKN kan begitu. Gak harus orang Kaltim,” kata Isran Noor, beberapa waktu lalu.
Meski pun belum adanya nama dari Kaltim, pihak di DPRD Samarinda, meminta agar daerah-daerah di Kaltim bersiap untuk pemindahan ibu kota itu.
Termasuk pula di Samarinda.
Laila Fatihah, anggota Komisi III DPRD Samarinda sampaikan, persoalan ekonomi adalah hal yang diharap bisa berkembang pesat dengan adanya pemindahan ibu kota ini.
“Tentunya demikian,” ujarnya.
Dengan adanya pemindahan ibu kota, ia yakini beberapa sektor usaha akan bangkit. Tak menutup kemungkinan akan menumbuhkan usaha-usaha baru.
“Usaha-usaha baru ini lah yang harus dilirik para warga lokal Kaltim, agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat lokal,” tutupnya.(Advertorial)

BACA JUGA :  Dukung 100 hari kerja Andi Harun, Dinas Ketahanan Pangan Gelar Pangan Murah