oleh

Rumah Sakit Islam Beroperasi Mulai Senin, dr Didik Santoso : Untuk Tahap Awal Baru IGD yang Dibuka

KABARBORNEO.ID, Samarinda – Setelah lama tidak Beroperasi Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda, Mulai kembali akan dibuka pada senin dini hari (01/03/2021).

Direktur RSI Samarinda, yakni dr Didik Santoso Mengatakan untuk tahap awal, baru instalasi gawat darurat (IGD) yang akan dibuka.

“Untuk tahap awal akan dibuka Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam dengan jumlah karyawan 8 orang, per shiftnya yang terdiri dari 1 dokter, 2 perawat dan 5 orang staf penunjang,” kata dr Didik, Minggu (28/2/2021).
Untuk rawat inap di RSI juga akan dibuka. Targetnya pada minggu kedua Maret 2021, akan dibuka Pliklinik RSI Samarinda beserta layanan rawat inap.

BACA JUGA :  Bentrok Massa di Acara HMI Polman Sulbar, Formatur BPL HMI Cabang Samarinda, Yusuf: Proses Kaderisasi Terhambat

“Mudahan 2 minggu kemudian, kami sudah bisa buka poliklinik, lalu buka rawat inap, dan seterusnya yang akhirnya makin banyak melibatkan karyawan,” Ujarnya.
dr Didik menegaskan, RSI akan beroperasi dengan status rumah sakit tipe D. Rumah sakit yang berlokasi di Jalan Gurami No 18 Samarinda mengantongi izin selama 5 tahun hingga 24 Februari 2026.

Izin yang dikeluarkan atas nama pemilik Yayasan Rumah Sakit Islam Kaltim, dengan dr Didik Santoso menjabat sebagai direktur, sekaligus menjadi penanggungjawab.

“Kami sudah siapkan ruang rawat inap, kalau memang mampu kami rawat, akan kami rawat,” pungkasnya. ( Kabarborneo.id / Asa )

Berita Terkait