oleh

Tanpa Tebang Pilih, Andi Harun Ancam Tutup Kedai Kopi dan THM yang Abaikan Prokes

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA – Guna menekan penyebaran Covid-19, Walikota Samarinda, Andi Harun tegas kepada pelaku usaha kedai kopi dan tempat hiburan malam (THM) yang mengabaikan protokol kesehatan.

Setelah tepian mahakam ditutup, Andi Harun kembali menegaskan terus mengontrol kafe-kafe yang berpotensi tempat berkumpulnya orang-orang.

Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Pelaksanaan Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), akan bernasib sama dengan sejumlah usaha di Tepian Mahakam.

Andi Harun mengatakan penutupan tepian mahakam hanya bersifat sementara, ia menyebut tepian mahakam akan dibuka kembali jika pelaku usaha siap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

BACA JUGA :  Ketua Komisi III DPRD : Kejahatan Lingkungan Masuk Rencana Penanggulangan Bencana Kota Samarinda Tahun 2021 - 2025

“Kami hanya menutup sementara, kami akan beri ruang jika kepada mereka untuk buat surat keterangan kesanggupan untuk taat prokes, kami akan buka kembali”, tegas Andi Harun.

Meski demikian, orang nomor satu di Samarinda itu menjelaskan bahwa penutupan yang dilakukan hanya bagi pelaku usaha yang mengindahkan protokol kesehatan tanpa tebang pilih.

“Jadi penutupan tidak sporadis dan ink selektif, hanya bidang usaha yang sekali dua kali diingatkan tetap mengindahkan prokes apa boleh buat kami tutup termasuk tempat hiburan malam (THM)”, pungkas Andi Harun.

Ia memastikan urusan penertiban akan dilakukan secara merata tanpa pilih kasih, karena apa yang dilakukan demi kepentingan masyarakat kota Samarinda. (Kabarborneo / Ansyahf)

Berita Terkait