oleh

Update 9 Februari : Bertambah 506, Kasus covid- 19 Kaltim Kembali Meningkat

KABARBORNEO.ID. SAMARINDA – lonjakan kasus covid- 19 meningkat, per selasa (9/2/2021) hari ini bertambah 506 kasus di kaltim.

Belum ada terlihat tanda- tanda penurunan kasus covid- 19, kadinkes kaltim mengatakan PPMK tidak efektif.

Jumlah kasus mencapai 8.312 pasien setelah bertambah 506 orang, total pasien yang di rawat telah melakukan isolasi mandiri.

Meski Pemprov kaltim telah melakukan PPMK pada (15/1/2021), Kepala Dinas kesehatan kaltim, dr Padilla Mante Rune menyebut PPKM kurang efektif dalam menekan kasus covid- 19 di kaltim.

Dirinya menduga, PPKM berjalan tidak maksimal. Hingga saat ini, ada tiga daerah di Kaltim menerapkan PPKM. Seperti Balikpapan sejak 15 Januari 2021, Kutai Kartanegara mulai 27 Januari, dan Bontang sejak 18 Januari

“PPKM itu Kukar, Balikpapan, Bontang memang tidak efektif. Karena begini, PPKM ada pembatasan tapi tidak ada monitor,” kata dr Padilah, Selasa (9/2/2021).

BACA JUGA :  Kabar Gembira Bagi Mahasiswa, Beasiswa Kaltim Tuntas Resmi di Buka

Kukar menjadi penyumbang pasien terbesar di Kaltim, dengan tambahan 123 kasus baru, dilanjutkan dengan Balikpapan 99 kasus. Bontang lebih baik, pada hari ini hanya ditemukan 10 kasus.

Mengatakan dr Padilah, meski PPKM ada pembatasan jam malam, namun masih ditemukan kegiatan masyarakat dengan mengumpulkan orang. Salah satunya undangan hajatan yang diakali digelar siang dan sore hari.

“Begitulah masalahnya, itu kewenangan pemerintah kabupaten/kota tidak mungkin gubernur. Wilayahnya itu kabupaten/kota,” jelasnya.

Dengan telah dimulainya pemberlakukan PPKM berskala mikro, oleh Presiden Joko Widodo, per 9 Februari ini, dr Padilah berharap monitoring di tingkat RT dan kelurahan, bisa dijalankan. ( KabarBorneo.Id / Ansyahf )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkait