oleh

Wali Kota Samarinda Panen Raya di Lahan 130 Hektare

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA – Walikota Samarinda, Andi Harun melakukan Panen Raya di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan dengan luas 130 Hektare, pada Kamis Pagi

Dalam kesempatan ini Walikota Samarinda, Andi Harun di dampingin oleh Kadis Pertanian Kota Samarinda, Endang Liansyah, Camat Sambutan, Lurah Makroman dan Perwakilan Kelompok tani.

Kadis Pertanian, Endang Liansyah dalam sambutannya ia melaporkan luas sawah sebesar kurang lebih 130 hektare, telah di panen seluas 60 haktare dan yang belum sekitar 70 hektare.

“Hamparan sawah disini kurang lebih 130 hektare, yang sudah di panen seluas 60 haktare dan sisanya yang belum sekitar 70 hektare, dan yang terakhir ini siap panen kira-kira 40 hektare.” ungkap Endang

Lanjutnya, ia menyampaikan hasil diskusi dengan petani, harapan dari para petani kepada Walikota Samarinda, Andi Harun meminta di bangunkan drainase air sepanjang kurang lebih satu kilometer untuk di Alirkan ke sungai.

Hasil dari penyampaikan Kadis Pertanian langsung disambut baik oleh Andi Harun mengenai drainase yang di butuhkan oleh kelompok tani “Bina Karya”.

BACA JUGA :  Basement Plaza 21 Samarinda Dikelola Secara Ilegal, Andi Harun Minta Kontrak Diakhiri

“Tadi  Pak Kadis dalam sambutannya ada permohonannya mengenai drainase sepanjang satu kilometer dan lebar 3 atau 4 meter. Segera ajukan Suratnya kepada saya akan respon dan akan sinergi kan sama PUPR.” imbuh Andi Harun.

Andi Harun juga menambahkan, padi mempunyai nilai ekonomis yang tinggi karna sampai saat ini beras masih jadi bahan pokok makanan masyarakat.

Hasil produksi beras Kota Samarinda atau pun Kaltim masih bergantung dari luar kota, karna hasil produksi belum cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Samarinda.

Harapan Wali Kota dalam sambutannya optimis untuk membuka lahan baru memperluas sawah tiap tahunnya.

“Bagaimana kalau kita tiap tahun cetak sawah, untuk perluasan lahan persawahan, saya akan bersinergi dengan DPRD Kota Samarinda, agar sektor strategis terlindungi dengan dokumen dan tidak mudah di ubah oleh siapapun” pungkasnya (KabarBorneo.Id / Ansyahf )

 

Berita Terkait