oleh

Penerapan Sistem Parkir Berlangganan Dalam Tahap Kajian Teknis, Komisi II DPRD Samarinda Respon Positif

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, kini sedang merancang penerapan parkir berlangganan untuk mendongkrak PAD Kota Samarinda.

Rencana penerapan sistem parkir berlangganan, itu mendapat tanggapan positif dari Komisi II DPRD Samarinda, Fuad Fakhruddi.

Fuad menilai metode ini akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Samarinda.

Metode terbaru ini dikatakan Ketua Komisi II, Fuad Fakhruddin sangat menjanjikan jika dihitung dari banyak jumlah kendaraan yang saat ini dimiliki warga Kota Tepian.

“Saya kira kalau itu diberlakukan, besar yang akan masuk,” kata Fuad, Kamis (25/11/2021).

Dalam penghitungan yang dilakukan oleh komisi II tentang pendapatan daerah dari sektor parkir, Fuad kemukakan dengan nilai setoran puluhan miliar rupiah, jumlah kendaraan yang parkir di masing-masing titiknya dalam satu hari hanya dua kendaraan saja.

BACA JUGA :  Guna Pengembangan Unit Usaha, Fraksi Demokrat Minta Perumda Varia Niaga Gunakan Aset Pemerintah

“Kan faktanya tidak mungkin seperti itu, sedangkan jumlah kendaraan kita di Samarinda sudah hampir 600.000 kendaraan,” beber anggota Fraksi Gerindra itu.

Fuad juga meyakinkan komisi II akan mendorong upaya pemkot untuk menerapkan sistem penarikan yang bisa berkontribusi terhadap pendapatan.

Ia menjelaskan, pemkot dapat mencontoh daerah lain yang menerapkan sistem parkir serupa. Khususnya bagaimana sistem yang diterapkan kepada juru parkir di lapangan.

“Bagi pelaku parkir nya sendiri bisa digaji sesuai UMR, jadi tidak ada lagi pungutan di lokasi. Jadi mereka betul-betul bekerja dan akan diawasi oleh pemkot sendiri,” pungkas Fuad. (Tim Redaksi Kabarborneo.id)

Berita Terkait