oleh

Peresmian Probebaya, Sugeng Harap Dapat Atasi Persoalan Samapai di Tingkat Akar Rumput

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA -Pemimpin Baru Kota Samarinda Andi Harun dan Rusmadi melakukan Peresmian Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda pada hari Jumat 4 Juni 2021.

Launching Probebaya menandakan berakhirnya program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, sekaligus menandai model-model program kerja yang akan dilakukan selama 5 tahun menjabat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda Sugeng Chairuddin menyebutkan Probebaya ini untuk percepatan pembangunan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berbasis kewiliyahan dalam hal ini berbasis di tingkat Rukun Tetangga (RT).

“Program ini merupakan tindak lanjut dari Permendagri 130 yang sudah di terapkan oleh Pemkot Samarinda sampai dengan di tingkat kelurahan,” sebut Sugeng.

Namun, beberapa evaluasi dan masukan dari masyarakat bahwa Program Permendagri di tingkat kelurahan tersebut belum bisa menjangkau sampai dengan permasalahan yang ada di tingkat RT.

“Hadirnya Probebaya ini diharapkna program ini betul-betul meyelesaikan permasalahan di tingkat RT,” jelasnya.

Adapun tujuan dari Probebaya ini secara umum agar masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat khususnya ditingkat akar rumput ini semakin cepat teratasi.

BACA JUGA :  1400 Personil Polri Samarinda Terima Vaksin Covid-19

Kedua, Pembangunan berdasarkan kebutuhan masyarakat, tepat sasaran dan tepat waktu karena dikehendaki oleh masyarakat dan dikerjakan oleh masyarakat sendiri.

Ketiga, meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan keempat, meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan.

“Masyarakat merasa berkepentingan terhadap terselesaikannya program secara efektif dan efesien dan diharapkan outcome bahkan benefitnya akan didapatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Sugeng menambahkan untuk Anggaran Probebaya di tahap pertama yaitu Rp 100 juta dan akan dianggarkan pada tahun 2022, Sugeng berharap kepada Camat dan Lurah untuk menyamakan persepsi tentang Probebaya tersebut.

Lanjutnya di tahun 2021 ini akan dilakukan pilot projek di 59 Kelurahan Kota Samarinda dimana setiap kelurahan akan dipilih satu RT untuk dijadikan Pilot Projek Probebaya tersebut.

“Untuk RT yang akan dilakukan percobaan itu nanti teknis muungkin Pak Camat dan Pak Lurah akan berkoordinasi dengan tim pengendali,” pungkasnya. (KabarBorneo.id/Rasyid)

Berita Terkait