oleh

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Sigit Wibowo Minta Pemprov Kaltim Optimalkan Bantuan Sosial

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA- Wakil Ketua DPRD Kaltim, Sigit Wibowo mengapresiasi Pemprov Kaltim atas capaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terkait laporan keuangan Pemprov Kaltim, tahun anggaran 2020.

Namun ada beberapa yang menjadi catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI saat Paripurna ke-14 DPRD Kalimantan Timur, salah satunya penyaluran bantuan sosial.

Sigit wibowo meminta pihak Pemprov untuk mengoptimalkan Sisa Lebih Pengunaan Anggaran (Silpa) dalam merealisasikan program yang menjadi catatan dari BPK RI.

“Tahun-tahun sebelumnya Kaltim mengalami Silpa, tahun 2019 sebesar Rp2,2 triliun, dan 2020 Silpa sebesar Rp2,9 triliun. Tahun ini harus dikejar realisasi programnya,” ungkap Sigit Senin (31/5/2021).

BACA JUGA :  Pakai Teknik Undercover, BNN Samarinda Berhasil Bekuk 2 Pengedar Sabu

Politisi PAN Kaltim menyayangkan pengelolaan keuangan Kaltim dalam realisasi bantuan sosial Covid-19.

“Kami tidak tahu apakah si penerima tidak mencairkan, atau juga syarat bansos tidak terpenuhi. Itu mengakibatkan Silpa sebesar Rp2 miliar,” jelasnya.

Pihak DPRD meminta agar pemprov memastikan penerimaan bantuan ini agar terealisasi di tahun selanjutnya.

“Untuk tahun selanjutnya, pemerintah harus memastikan si penerima ini. Sehingga bisa terealisasikan program bantuan ini,” pungkasnya. (KabarBorneo / Rasyid)

Berita Terkait