oleh

DPRD Kaltim Beri Lampu Hijau Terkait Rencana Pemkot Pengelolaan Air Bersih di Samarinda Datangkan Investor Asal Korea Selatan

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA –   Diketahui ketersediaan air bersih masih menjadi tuntutan warga Kota Samarinda. Bahkan di tengah Kota Samarinda permasalahan warga setempat masih membeli air sebabnya air tidak jalan setiap hari.

Hal tersebut dibenarkan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dimana hingga 14 ribu calon pelanggan Perumdam Tirta Kencana Samarinda masih belum dapat dilayani. Ia pun berencana mendatangkan investor guna mengatasi permasalahan ketersediaan air bersih di Kota Tepian.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis menilai baik rencana mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim tersebut untuk mendatangkan investor perusahaan asal Korea Selatan.

Nanda sapaan karibnya itu mengatakan, dirinya turut memperhatikan masalah sumber air di Samarinda.

“Karena salah satu fokus saya disini juga soal itu,” ujarnya, Sabtu (12/6/2021) saat dikonfirmasi awak media.

Menurutnya, air adalah kebutuhan utama. Ia berandai, jikalau mati listrik mungkin masih bisa digantikan lilin atau alat lain semacamnya. Namun untuk mati air, sudah pasti akan menyusahkan warga dalam memenuhi kebutuhan hajat kesehariannya.

“Ternyata air di Samarinda produksinya itu tidak mencukupi kebutuhan seluruh daerah Kota Samarinda. Jadi memang produksinya kurang,” imbuh Nanda lagi.

BACA JUGA :  Peringatan Harlah Pancasila, Sigit Wibowo Sosialisasikan Pentingnya Nilai-Nilai Pancasila Pada Generasi Muda

Ia pun mengungkapkan permasalahan Perumdam Tirta Kencana yaitu produksi air yang kurang untuk mengatasinya alat produksi air atau IPA itu segera ditambah.

“Sekarang begini, kita sudah pasang pipa namun tidak mengalir. Ya itu karena produksi airnya kurang,” sambungnya.

Nanda menyatakan, dirinya sangat yakin Perumdam Tirta Kencana Samarinda nantinya mampu menyalurkan air ke seluruh Kota Samarinda . Ia pun memberikan lampu hijau terkait rencana Pemkot Samarinda membawa investor asal Korea Selatan .

“Kalau misalkan ada investor mau hadir, kita terbuka. Kalau masalah administrasi dan bagaimananya tinggal wali kota nanti,” terang Nanda.

Politisi PDI – Perjuangan itu menegaskan, sumber air di Kota Tepian sangat berlimpah dan bahkan tidak pernah surut. Nanda menyebut, permasalahan air bersih ini dengan menilai alat pengolahannya atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) dalam hal ini dioperasikan oleh Perumdam Tirta Kencana Samarinda.

“Berarti kalau pak wali kota bawa investor dari Korea Selatan itu akan sangat bagus. Hubungannya dengan produksi nanti,” pungkasnya. (Redaksi KabarBorneo)

(*)

Berita Terkait