oleh

Baharuddin Muin Lakukan Sosper RUED di Desa Sesulu

KABARBORNEO.ID, PENAJAM – Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Muin yang akrab di sapa Bahar, kembali melakukan sosialisasi dan penyebarluasan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi Kalimantan Timur di Gedung serba guna Desa Sesulu pada hari Minggu, 27 Juni 2021.

Anggota dewan Daerah pemilihan Penajam Paser Utara (PPU) – Paser tersebut mengatakan, RUED merupakan kebijakan pemprov Kaltim terkait rencana pengelolaan energi tingkat provinsi yang menjadi penjabaran dan rencana pelaksanaan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang bersifat lintas sektor agar tepat sasaran.

”Hadirnya perda ini dimaksudkan demi terwujudnya ketahanan dan kemandirian energi yang rendah emisi dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Bahar pada Rabu, (30/06).

Selain itu, Perda tersebut sebagai komitmen dan panduan bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan kegiatan terkait energi yang ada di setiap daerah sehingga menjadi modal pembangunan daerah serta kontribusi daerah dalam mencapai target energi nasional.

BACA JUGA :  Antusias Masyarakat Tinggi Saat Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji Gelar Sosper di Kelurahan Jahab

Bahar menambahkan seperti diketahui peran energi juga sangat penting dalam meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat dan ketahanan nasional .

”Kami pernah sosper di Desa Siderejo Kecamatan Penajam, disitu mereka mengelola kotoran sapi menjadi sebuah energi yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Lembaga Pengkajian dan Riset Khatulistiwa, Anugrah Rachmadi, mengungkapkan RUED ini untuk menjamin ketersediaan energi sehingga membangun kehidupan masyarakat yang sejajar, berkualitas, dan berkelanjutan.

Lanjutnya RUED juga sebagai pedoman pada rencana strategis organisasi perangkat daerah, koordinasi perencanaan energi lintas sektor anatara kementerian dan pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional bidang energi.

” RUED ini dapat memaksimalkan potensi daerah berupa sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk mencapai kemandirian energi,” pungkasnya. (KabarBorneo.id/Rasyid)

Berita Terkait