oleh

Angka Terkonfirmasi Positif Kaltim Masuk Urutan Dua Nasioanl, Komisi IV DPRD Kaltim Segera Panggil Satgas Covid-19

KABARBORNEO.ID, SAMARINDA – Perkembangan kasus Covid-19 di Kaltim semakin memprihatinkan. Dengan Alokasi anggaran yang cukup besar, belum mampu mengurangi trend angka terkomfirmasi positif di Kaltim. Belum lagi Kaltim disebut masuk urutan kedua secara nasional angka terkonfirmasi positif.

Hal ini ditanggapi, Rusman Yaqub, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim. Ia dalam waktu dekat, akan mengundang satgas covid untuk melakukan RDP membahas sejauh mana pengananan covid di Kaltim saat ini.

“Termasuk, apa persoalan atau kendala yang dihadapi. Karena fakatanya, terke.san bukannya tambah waspada kita ini, tapi malah melemah dan menganggap covid ini biasa-biasa saja,” ujarnya

Rusman Yaqub menjelaskan, dalam beberapa pekan terakhir, Kaltim mendapat urutan ke dua secara nasional angka harian yang terpapar.

Karena itu, menurut dia ada sesuatu yang tidak jalan dalam penanganan covid di Kaltim ini.

BACA JUGA :  Gelar Buka Bersama dengan Jurnalis, Muhammad Samsun : Jurnalis Punya Misi yang Mulia Meluruskan Opini, dan Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

“Bisa saja karena kelengahan masyarakat, bisa juga karena memang kelemahannya ada pada pemerintah,” sebut Rusman.

Politikus PPP ini mengatakan, persoalan covid tidak bisa hanya mengharapkan pemerintah, tetapi harus ada kerja sama dan membangun kesadaran bersama. “Tetapi perlu juga diingat, kesadaran terbangun tidak bisa mengunggu masyarakat tersadar sendiri. Tugas pemerintah lah yang melakukan itu,” kata Rusman

Rusman mengungkapkan bahwa ada dua polarisasi dalam masyarakat yang saat ini terjadi, yakni masyarakat yang pada tingkat kesadaran yang cukup baik dan siap berpartisipasi serta menerapkan prokes.

“Tapi pada saat yang sama mereka dihadapkan pada kelompok masyarakat yang sebaliknya. Sayangnya, kelompok yang tidak sadar dan tidak taat prokes ini, tidak mendapat sanksi apa-apa. Sehingga, masyarakat yang taat tadi ini terpengaruh,” Pungkasnya. (KabarBorneo.id/ASA)

Berita Terkait